HMJ-EP Gelar Acara Familly Gathering, dengan Harapan dapat Memperkuat Solidaritas Anggota


HMJ-EP Gelar Acara Familly Gathering, dengan Harapan dapat Memperkuat Solidaritas Anggota 

Jember - Himpunan Mahasiswa Jurusan Ekonomi Pembagunan (HMJ-EP), telah menggelar acara Familly Gathering. Acara tersebut berlangsung di ruang Auditorium Institut Teknologi dan Sains (ITS) Mandala, Jum'at (25/11).

Acara Familly Gathering kali ini diikuti oleh 40 orang lebih. Acara ini juga diharapkan bisa saling mengenal dan mempererat seluruh anggota, seperti dengan teman yang diangkat yaitu memperkuat solidaritas.

"Dengan adanya acara Familly Gathering ini kami berharap nantinya, baik dari anggota atau kepengurusan dapat menjalin silaturahmi dan juga dapat mengembangkan diri mereka masing-masing untuk menjaga ataupun memahamkan dari eksistensi HMJ-EP tersebut, karena bisa dilihat dengan solidaritas kita mampu dan mudah untuk mencapai suatu tujuan," ujar Wardatul Isnainih selaku ketua umum.

Lebih lanjut, Wardatul Isnainih menyampaikan pesan kepada anggota baru untuk tetap semangat dalam menjalani gerbang utama mereka berproses di HMJ-EP, dan berharap dengan adanya anggota baru dapat membangun, mengembangkan, serta menciptakan progres HMJ-EP yang lebih baik lagi untuk kedepannya.

Kemudian, Kaprodi HMJ-EP juga berpesan dalam sambutannya, "Ikuti proses dengan baik, In Syaa Allah anda merupakan investasi orang tua yang akan menjadikan drajat keluarga anda akan lebih baik dari sekarang, itu target. Dengan berproses yang baik anda akan keluar sebagai output yang baik daan outcome yang berpotensi," pungkasnya.

Untuk mengawali kegiatan yang akan berjalan, acara dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Ekonomi Bisnis. Selanjutnya, kegiatan Familly Gathering akan dimulai dari tanggal 26-27 November di Wuluhan (SMA Muhammadiyah).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Banyak Mahasiswa yang Tidak Lolos KIP-K Rektor ITS Mandala Berikan Solusi Apa Saja?

Resmi Menjadi ITS, Mandala Ingin Membangun Lembaga yang Lebih Besar

1453 M angka keramat penaklukan kota konstantinopel oleh anak berusia 21 tahun, Sultan Muhammad Al Fatih.